Gaji Dokter Militer 2018: Keuntungan dan Kerugian
Gaji Dokter Militer 2018: Keuntungan dan Kerugian

Gaji Dokter Militer 2018: Keuntungan dan Kerugian

Diposting pada

Gaji Dokter Militer 2018

Menjadi dokter militer adalah pilihan karir yang menjanjikan. Selain memberikan pengalaman kerja yang luar biasa, keuntungan finansial menjadi salah satu faktor yang menarik minat banyak orang untuk berkarir di bidang ini. Namun, seperti halnya profesi lainnya, terdapat beberapa keuntungan dan kerugian yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjadi dokter militer. Artikel ini akan membahas lebih rinci tentang gaji dokter militer tahun 2018 dan menjelaskan tentang keuntungan dan kerugian dari profesi ini.

Pendahuluan

1. Menjadi Dokter Militer

Menjadi dokter militer adalah jalan karir yang menarik bagi banyak orang. Tugas utama seorang dokter militer adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada para prajurit di lingkungan militer. Selain itu, dokter militer juga diharapkan dapat melaksanakan tugas-tugas medis dalam berbagai situasi keadaan darurat di lingkungan militer.

2. Kebutuhan Dokter Militer

Seiring dengan kebutuhan akan kesehatan para prajurit yang semakin meningkat, membuat kebutuhan akan dokter militer semakin diperlukan. Oleh karena itu, peluang kerja untuk dokter militer semakin terbuka lebar.

3. Gaji Dokter Militer

Gaji dokter militer bergantung pada pangkat serta tahun masa kerjanya. Pada tahun 2018, gaji dokter militer rata-rata sebesar 13-15 juta per bulan untuk dokter muda dengan pangkat letnan satu. Jumlah ini dapat bertambah seiring dengan pangkat dan masa kerja menjadi lebih lama.

4. Keuntungan dan Kerugian Gaji Dokter Militer 2018

Ada beberapa keuntungan dan kerugian yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi dokter militer. Berikut adalah beberapa di antaranya:

a. Keuntungan

1) Gaji yang Menggiurkan

Gaji dokter militer di Indonesia terbilang cukup menggiurkan bagi yang berminat memilih karir ini. Dengan gaji sebesar 13-15 juta per bulan, ini bisa dianggap sebagai gaji yang cukup besar.

2) Pengalaman Kerja yang Luar Biasa

Jika dibandingkan dengan dokter yang bekerja di rumah sakit umum atau klinik, dokter militer akan memiliki pengalaman kerja lebih luas. Dokter militer berkesempatan bekerja dalam situasi keadaan darurat sehingga mampu mengasah skill medis dan penanganan trauma di kondisi ekstrem.

b. Kerugian

1) Tugas yang Berat

Dokter militer seringkali berhadapan dengan keadaan yang berat, seperti perang dan bencana alam. Hal ini tentunya sangat membutuhkan mental yang kuat dan tekad yang gigih dalam melaksanakan tugas.

2) Waktu Kerja yang Tidak Menentu

Dokter militer seringkali harus siap sedia kapan saja, dimana saja, dan dalam situasi apapun. Hal ini akan mempengaruhi jadwal kerja dokter militer yang tidak menentu dan merubah pola hidupnya menjadi tidak teratur.

3) Tuntutan Organisasi

Sebagai seorang dokter militer, kamu harus siap melaksanakan tugas yang diarahkan oleh organisasi dan akan kesulitan mengatur jadwal tersebut sendiri. Hal ini juga berarti harus mengorbankan liburan hingga waktu bersama keluarga dan teman-teman.

Gaji Dokter Militer 2018: Informasi Lengkap

Berikut tabel yang berisi informasi lengkap tentang gaji dokter militer tahun 2018:

Pangkat Masa Kerja Gaji Pokok Uang Ujian Praktek Tunjangan Total Gaji
Letnan Satu < 2 Tahun Rp. 13.000.000 Rp. 13.000.000
Letnan Satu > 2 Tahun Rp. 14.650.000 Rp. 750.000 Rp. 15.400.000
Kapten < 2 Tahun Rp. 15.500.000 Rp. 15.500.000
Kapten > 2 Tahun Rp. 17.500.000 Rp. 750.000 Rp. 4.000.000 Rp. 22.250.000
Mayor < 2 Tahun Rp. 20.000.000 Rp. 6.000.000 Rp. 26.000.000
Mayor > 2 Tahun Rp. 23.000.000 Rp. 750.000 Rp. 7.000.000 Rp. 30.750.000
Letnan Kolonel Listrik Satu Rp. 27.500.000 Rp. 9.000.000 Rp. 36.500.000
Letnan Kolonel > 1 Tahun Rp. 30.000.000 Rp. 750.000 Rp. 11.000.000 Rp. 41.750.000
Kolonel Listrik Satu Rp. 35.000.000 Rp. 13.000.000 Rp. 48.000.000
Kolonel > 1 Tahun Rp. 39.000.000 Rp. 750.000 Rp. 15.000.000 Rp. 54.750.000

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Apa syarat untuk menjadi dokter militer?

Syarat untuk menjadi dokter militer antara lain adalah memiliki ijazah kesehatan yang diakui, berusia antara 21-35 tahun, memiliki kesehatan yang baik, serta mampu melampirkan bukti keturunan.

Advertisement

2. Apa yang tergolong dalam tunjangan dokter militer?

Tunjangan dokter militer antara lain adalah tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan, tunjangan keluarga, dan tunjangan perumahan.

3. Apa pengaruh pangkat terhadap gaji dokter militer?

Pangkat mempengaruhi gaji dokter militer karena semakin tinggi pangkat, semakin besar pula gaji yang diterima.

4. Apa saja tugas dokter militer dalam keadaan darurat?

Tugas dokter militer dalam keadaan darurat antara lain adalah memberikan pertolongan pertama pada korban bencana, mengevakuasi korban bencana, serta melakukan tindakan medis darurat pada kondisi medis yang berbahaya.

5. Bagaimana sistem kerja dokter militer?

Sistem kerja dokter militer adalah shift, dimana dokter militer harus siap sedia kapan saja dan di mana saja. Sistem kerja ini tidak menentu dan cukup melelahkan.

6. Apa saja risiko yang dihadapi dokter militer?

Risiko yang dihadapi dokter militer antara lain adalah berada dalam situasi yang kurang aman, risiko medis dan derajat bahaya yang lebih tinggi saat bertugas, serta harus siap sedia kapan saja dan di mana saja.

7. Berapa lama waktu latihan yang diperlukan untuk menjadi dokter militer?

Waktu latihan yang diperlukan untuk menjadi dokter militer adalah sekitar 11 bulan, termasuk tiga bulan pelatihan dasar militer.

8. Apakah dokter militer berhak atas izin cuti?

Izin cuti untuk dokter militer tentunya dapat dipertimbangkan namun telah ditentukan dalam regulasi internal militer. Hal ini memiliki konsekuensi yang signifikan, terutama jika dalam situasi peperangan atau darurat.

9. Seberapa penting jabatan dalam menentukan gaji dokter militer?

Posisi jabatan sangat mempengaruhi besaran gaji dokter militer, meski dipengaruhi oleh masa kerja dokter militer tersebut.

10. Apakah dokter militer dipersyaratkan untuk melakukan tugas diluar kesehatan?

Ya, dokter militer dipersyaratkan untuk melakukan tugas lainnya diluar tugas medis.

11. Apa upaya medis apa yang dilakukan oleh dokter militer di daerah rawan konflik?

Upaya medis yang dilakukan oleh dokter militer di daerah rawan konflik antara lain pengobatan trauma, perawatan luka, dan penanganan penyakit menular.

12. Bagaimana proses seleksi untuk menjadi dokter militer?

Proses seleksi untuk menjadi dokter militer meliputi tes kesehatan, psikotes, tes akademik, wawancara, dan tes fisik.

13. Apa saja kewajiban dokter militer selain memberikan pelayanan kesehatan?

Kewajiban dokter militer antara lain adalah menjaga dan memelihara perlengkapan kesehatan, menyusun rencana kesehatan pasukan, serta mengorganisir kerja tim medis.

Kesimpulan

Memilih karir dokter militer menjadi pilihan menarik untuk beberapa orang. Selain gaji yang menggiurkan, dokter militer juga memiliki pengalaman kerja yang luar biasa. Namun, dokter militer juga dihadapkan dengan tugas berat dan waktu kerja yang tidak menentu. Oleh karena itu, sebelum memilih karir dokter militer, kita harus mempertimbangkan dengan matang keuntungan dan kerugian karir yang dimiliki. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa karir ini memiliki peluang yang baik untuk berkembang.

Kata Penutup

Demikian pembahasan lengkap tentang Gaji Dokter Militer Tahun 2018. Meskipun karir ini tidak mudah, kami berharap artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih karir dokter militer. Perlu diingat, gaji bukanlah satu-satunya faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih sebuah karir. Selain itu, kemampuan, passion, serta minat harus menjadi perhatian utama dalam memilih karir impianmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *